Saat membuat kue, banyak orang pernah mengalami cake retak di permukaan saat dipanggang. Padahal adonan sudah mengikuti resep dengan benar. Retakan ini sebenarnya cukup umum terjadi dan biasanya disebabkan oleh beberapa faktor dalam proses baking.
1. Suhu Oven Terlalu Tinggi
Salah satu penyebab utama cake retak adalah suhu oven yang terlalu panas. Bagian luar kue akan cepat matang dan mengeras, sementara bagian dalam masih mengembang. Tekanan dari dalam inilah yang membuat permukaan cake akhirnya retak.
2. Adonan Terlalu Kental
Adonan cake yang terlalu kental membuat uap dan udara dari dalam sulit keluar secara perlahan. Ketika kue mengembang, tekanan tersebut mendorong bagian atas hingga muncul retakan.
3. Pengisian Loyang Terlalu Penuh
Jika adonan terlalu banyak dalam loyang, kue akan mengembang lebih tinggi dari seharusnya. Akibatnya, bagian atas cake bisa pecah atau retak saat proses pemanggangan.
Baca Juga: Anti Ngantuk di Kantor! 5 Ide Cemilan Ringan yang Gak Bikin Keyboard Berminyak
4. Waktu Pengadukan Terlalu Lama
Mengaduk adonan terlalu lama bisa membuat struktur gluten dalam tepung menjadi terlalu kuat. Hal ini membuat tekstur cake lebih padat dan berpotensi retak ketika mengembang di oven.
5. Posisi Loyang di Oven
Jika loyang diletakkan terlalu dekat dengan api atau elemen pemanas, panas akan langsung mengenai bagian atas kue sehingga permukaannya lebih cepat mengeras.
Untuk menghindari cake retak, pastikan suhu oven stabil, takaran bahan sesuai resep, dan adonan tidak diaduk berlebihan. Dengan teknik yang tepat, cake bisa mengembang cantik dengan permukaan yang halus.




